User Online: 7
Total Kunjungan: 110960
Sejak 15 Agustus 2008

AQ102 Tidak boleh kita mendoakan laknat kepada seorangpun dari orang kafir secara tunjuk hidung selama dia masih hidup karena kemungkinan dia diberi petunjuk, diberi hidayah oleh Allah terbuka lebar
Tanggal Upload : 18 Juni 2009
Kategori : Tauhid
Kitab : Kitab Tauhid
Ukuran File : 10,4 Mb
Penceramah : Al-Ustadz Abdul Mu'thi Al-Maidani

Nama file : 102_Permusuhan_kita_kepada_orang-orang_kafir_jangan_sampai_melanggar_batas-batas_hak_Allah.mp3 / Download: 430x
Dengan mendownload file ini saya menyatakan setuju atas syarat dan ketentuan
Download File



Deskripsi Singkat:

- Tidak boleh kita mendoakan laknat kepada seorangpun dari orang kafir secara tunjuk hidung selama dia masih hidup karena kemungkinan dia diberi petunjuk, diberi hidayah oleh Allah terbuka lebar.
- Permusuhan kita kepada orang-orang kafir jangan sampai melanggar batas-batas hak Allah, misalnya melaknat dengan tunjuk hidung, atau ucapan seseorang kepada orang kafir bahwa Allah tidak akan mengampuninya, atau pernyataan kepada mereka pasti engkau di neraka, ini tidak boleh selama dia masih hidup karena ini adalah hak Allah. Rahmat Allah itu luas, kasih sayang Allah itu luas dan Allah menunjuki siapa yang dikehendaki oleh Allah dan menyesatkan siapa yang dikehendaki oleh Allah.
- Allah menetapkan bagi siapa yang dikehendakinya kebahagiaan sebagai keutamaan Allah dan Allah bisa menuliskan bagi siapa yang dikehendakinya dengan kecelakaan, kebinasaan dan kehancuran sebagai keadilan Allah, tidak boleh ditanya Allah itu tentang apa yang diperbuatnya dan mereka yang akan ditanya oleh Allah.
- Kita tidak boleh berputus asa terhadap orang-orang yang tidak diberi petunjuk oleh Allah siapapun dia, sedekat apapun kita dengannya, sehebat apapun dia dan apapun statusnya kita tidak bisa berbuat apa-apa jikalau Allah tidak memberi hidayah kepadanya.
- Kita sebagai seorang yang mukmin hanya punya satu hidayah, yaitu kita bisa menerangkan, menjelaskan, menyampaikan, adapun mereka menerima atau tidak menerima ini adalah milik Allah semata.

Wallahua'lam, untuk penjelasan lebih detail silahkan download file audio-nya