Deskripsi Singkat:
- Syafaat itu terbagi menjadi dua, yang pertama syafaat yang ditiadakan, maksudnya yang tidak diterima disisi Allah dan pemintanya tidak akan mendapat syafaat tersebut, yaitu syafaat yang diminta kepada selain Allah (misalnya kepada malaikat, jin, manusia atau selainnya dalam perkara-perkara yang tidak dimampu kecuali oleh Allah) atau yang diminta untuk seorang yang musyrik. Pembagian kedua adalah syafaat yang ditetapkan, yaitu yang diminta dari Allah, inipun harus ada syarat yang lainnya yaitu bahwasanya yang meminta syafaat atau yang diberi syafaat haruslah seorang yang bertauhid kepada Allah.
- Meminta syafaat dalam urusan-urusan akhirat kepada mayyit maka ini syirik karena mayyit tidak bisa mendengarkan dan mereka tidak mempunyai kemampuan apa-apa untuk bisa memberikan syafaat, misalnya minta syafaat agar dosanya diampuni disisi Allah agar dia dilepaskan dari api neraka, agar dia dimasukkan kedalam surga atau yang lainnya, ini semua tidak mungkin bagi seorang nabi yang telah meninggal atau dari seorang nabi yang ghaib yang tidak ada dihadapannya, beda urusan nanti dengan meminta syafaat agar mereka diselesaikan urusannya ketika di padang mahsyar sebab pada waktu ini mereka semua telah dihidupkan kembali oleh Allah baik para manusia maupun para nabi dalam keadaan mereka hidup dalam kehidupan akhirat, mereka bisa datang langsung kepada masing-masing nabi, langsung bertatap muka dihadapan nabi yang diminta daripadanya syafaat dalam keadaan dia mampu memberi syafaat memintakan dari Allah, hanya saja yang membuat para nabi itu tidak berani memberikan syafaat karena memang syafaat ini telah diberi izin khusus kepada Rasulullah.
- Syafaat itu ada tujuh bentuk, tiga diantaranya adalah khusus bagi Rasulullah, tidak ada seorangpun menyertai Beliau dalam syafaat itu yaitu syafaat minta diputuskannya nasib manusia ketika berada di padang mahsyar, yang kedua adalah syafaat dalam perkara minta dibukakannya pintu surga, yang ketiga adalah syafaat mengenai peringanan adzab dari pamannya Abu Thalib, adapun syafaat yang lainnya adalah syafaat pada kaum-kaum yang mereka berhak masuk kedalam api neraka lalu mereka tidak jadi memasuki api neraka tersebut, syafaat yang lainnya juga yaitu syafaat kepada beberapa kaum yang mereka ini telah masuk kedalam api neraka kemudian mereka keluar dari api neraka tersebut dan ini adalah pelaku dosa besar atau pelaku maksiat dari kalangan ahlu tauhid. Syafaat yang lainnya yaitu syafaat bagi penghuni al-a’raf yang sama beratnya kebaikan mereka dan keburukan mereka dan dimasukkan kedalam surga, kemudian syafaat untuk mengangkat derajat-derajat beberapa kaum didalam surga nanti.
Wallahua'lam, untuk penjelasan lebih detail silahkan download file audio-nya