User Online: 5
Total Kunjungan: 110834
Sejak 15 Agustus 2008

AQ110 Tidak boleh dalam mencintai ahlul bait kita melampaui batas sebagaimana yang dilakukan oleh syiah rafidhah
Tanggal Upload : 12 Oktober 2009
Kategori : Tauhid
Kitab : Kitab Tauhid
Ukuran File : 9,2 Mb
Penceramah : Al-Ustadz Abdul Muthi Al-Maidani

Nama file : 110_Jangan_melampaui_batas_dalam_mencintai_ahlul_bait.mp3 / Download: 252x
Dengan mendownload file ini saya menyatakan setuju atas syarat dan ketentuan
Download File



Deskripsi Singkat:

- Bahwasanya agama Abdul Muthallib merupakan agama musyrikin pada masanya. Mereka beriman dengan perkara yang penduduk masa itu beriman dengannya, dan juga yang berada di wilayah Arab dan mereka meniadakan apa yang mereka tiadakan yaitu kebangkitan setelah kematian, oleh karena ini maka Abdul Muthallib berhak masuk kedalam api neraka sebab hal itu.
- Penyembahan kepada selain Allah, mengingkari kebangkitan setelah kematian merupakan kekafiran kepada Allah dan Rasul-Nya.
- Paman Rasulullah yaitu Abu Thalib berada di permukaan api neraka, yang dibawah kakinya ada dua bara api yang menggelegak karena dua bara api tersebut ubun-ubunnya, dan ini merupakan adzab yang paling ringan bagi seorang yang kafir didalam api neraka. Adzab yang ringan ini didapatkan Abu Thalib setelah dia mendapat syafaat dari Rasulullah.
- Adapun keyakinan sebagian kelompok yaitu kelompok syiah yang ekstrim yang mereka meyakini bahwasanya paman Nabi meninggal dalam keadaan muslim maka ini tentu saja menyelisihi Nash dari Rasulullah yang menyatakan bahwa paman Nabi meninggal dalam keadaan kafir karena dia enggan mengucapkan Laailahaillallah.
- Keyakinan bathil juga dari syiah rafidhah adalah bahwa kedua orang tua Rasulullah adalah muslim maka ini juga sikap berlebihan padahal Rasulullah sendiri menyatakan bahwa orang tuanya di neraka.
- Tidak boleh dalam mencintai ahlul bait kita melampaui batas sebagaimana yang dilakukan oleh syiah rafidhah.

Untuk penjelasan lebih detail silahkan download file audio-nya